Hari Pertama Hidroterapi

March 15th, 2010

Ini adalah kali pertama Najwa menjalani hidroterapi di YPAC.
Walaupun Najwa sedang pilek dan batuk kami memutuskan untuk membawanya juga.
Sebelumnya Pak Jery (terapis najwa di YPAC) memang sudah menyarankan agar Najwa ikut hidroterapi, yaitu terapi berenang.
Namun ada saja hal yg membuat kami terpaksa menundanya, yang salah beli baju renang atau kondisi Najwa sendiri yg kurang Fit.

Begitu melihat kolam renang Najwa girang bukan maen, langsung ingin nyebur aja, padahal Pak Jery harus menerapi satu pasien lg baru nanti giliran najwa.
Tau begini aku atau papahnya bawa baju ganti biar bisa maen2 dulu di kolam sama najwa.
Kakak dah bete aja mesti nungguin pak Jery, keinginannya buat nyemplung dah gak bisa di tahan lagi
Akhirnya papah nyebur juga dengan pake celana pendek dan singlet doank hahahahahahah…
Hidup papah, papah pede juga ya, padahal kan ada suster llain yg nungguin anak asuhnya berenang
He..he..he.. papah sama kakak asyik banget maen2 di kolam renang, jadi pengen ikutan deh.

Kakak memang baru pertama ini kita ajak berenang, biasanya hanya berenang di bak mandi doank yang ukurannya segitu2 aja heheh
Nggak menyangka juga ternyata kakak begitu asyik dan menikmati acara berenangnya, baru pertama kali aja kakak dah mahir bolak balik pake ban renangnya.
Nggak ada wajah ketakutan, yang ada ketawa girang dan senyum cengengesannya, bedaaaaaa banget klo mau fisioterapi.

Begitu dah selesai acara berenangnya, kakak mandi air panas sama papah.
Dah rapi deh, kakak dan pake baju dan celana kering siap mau pulang.

‘Mahhhh aku mau berenang lagi mah…
Begitu terus rengek nya, dia jalan sendiri mnuju tangga kolam renangnya.
Wah gawat nih dalam hatiku, biasanya Najwa klo dah ada maunya agak susah utk meredamnya.

Najwa, ambil baju renangnya dulu di mobil ya…… begitu kata om jerinya
Akhirnya dengan sedikit ngeboongin, Najwa berhasil juga di bawa pulang.
Maaf ya nak, bukan maksud hati mamah untuk membohongi mu, mamah mesti balik kantor lg

I love u honey


Cerita de Tanti..

March 15th, 2010

Usia de Tanti sudah 5 bulan , pada perkembnagannya de Tanti suka sekali mengoceh dan mengeluarkan suara atau bunyi yg berbeda.

Senang sekali mendengar ocehannya yang hanya dapat di mengerti oleh de tanti sendiri heheeh

Perkembangan lainnya adalah de tanti suka sekali di berikan mainan, menarik – narik rambut kakak dan menendang.

Walau bertubuh kecil, tendangan de Tanti kuat lhooooo , kakaknya seringkali complain ke mamah

“tuh mamah , de Tanti nendangin kepalaku mah….”

Oh ya de tanti kalo bobo lebih suka tengkurep sambil menghisap 2 jari di mulutnya, ini nih yg jadi kebiasaan buruknya de tanti

Dia sudah terbiasa mengencit. Hehehehhe

De Tanti juga senang sekali bila di tegakkan dalam posisi duduk, walau terkadang badannya bila terlalu lama akan condong ke depan.

Banyak hal yg patut di syukuri dari kehadiran Tanti bagi kami terutama bagi kakak Najwa

Naluri najwa sebagai seorang kakak perlahan sudah semakin tumbuh,

Hal ini kami amati dalam kesehariannya , Najwa menjadi lebih teredam tantrumnya dan lebih coopertif dalam segala hal,

I love U All Honey


awal yang baik..

March 15th, 2010

Sebelumnya najwa memang sudah dapat melakukannya, namun bila di minta untuk melakukannya kembali entah kenapa najwa menolaknya.

Najwa selalu melakukannya dengan spontan dan tiba-tiba, membuat kami yang melihatnya menjadi terkaget-kaget , namun tetap saja najwa selalu menolak utk mengulanginya kembali.

Suatu hari tante nya memanggil najwa, dan dengan tiba-tiba najwa dapat berdiri sendiri dr posisi duduk tanpa pegangan dan berjalan ke arah tantenya

Kami meminta najwa untuk mengulanginya dan alhamdulilah najwa menuruti perintah kami, dengan tangkasnya dia dapat berdiri sendiri dr posisi duduk lalu berjalan ke arah kami.

Kami suprais sekali, dan memberikan tepuk tangan buat Najwa….

Kakak najwa hebat….. kakak najwa dah bisa jalan…..

Kini bila kami menyuruhnya utk berjalan dengan senang hati dia akan berjalan, namun Najwa masih belum dapat mengontrol tubuhnya , bila dia ingin berhenti dia menjatuhkan tubuhnya.

Najwa memang kesulitan bila harus berdiri tanpa pegangan dalam waktu yang lama.

Cara berjalan kakak Najwa pun memang belum sempurna, kaki kanannya masih jinjit, tangannya juga msh blm mengayun, masih belum luwes

Walaupun begitu aku sudah sangat bersyukurrrrrrrrr sekali

Terima Kasih ya Allah…. Semoga ini menjadi awal yg baik buat kakak utk terus berlatih dan berlatih lagi

Mamah dan Papah yakin kakak najwa bisa .

Insya Allah ya kak… sebentar lg kakak bisa lancar jalannya, nanti kakak najwa sama adik tanti bisa sama2 jalan dan berlari-lari ya nak…


dari Ayah Rizqhu

February 2nd, 2010

Ass, sebelumnya saya ucapkan terimakasih buat mbak najwa yg udah memperkenankan rizqhu (18bln) untuk berkenalan. Saya bersyukur menemukan blog ini krn ternyata saya tidak sendiri, masih ada tempat untuk berbagi pengalaman dari mama dan papanya najwa yg telah berhasil  merawat mbak najwa, salam kenal jg untuk keluarga yang lain dari kami.
Di kesempatan ini perkenankan saya papa dari “dhia Rizqhu” yg saat ini berusia 18 bulan sedikit bercerita.
Anak saya menderita mikrosefali yg ternyata baru kami ketahui disebabkan oleh virus rubella yg menginfeksi istri saya saat mengandung rizqhu. Saat rizqhu lahir kami bersyukur setidaknya tdk ada tanda2 kelainan, akan tetapi kekhawatiran kami muncul setelah rizqhu berumur sekitar 5 bln, lingkar kepalanya tidak bertambah (hanya 36cm) dan tumbuh kembangya terlambat bila dibandingkan dg bayi2 seusianya. Setelah konsultasi kesana kemari ternyata solusinya harus operasi kepala agar dapat berkembang lagi. Sebuah dilema buat kami dengan solusi yg ada, kami g tega untuk anak seusia itu harus merasakan operasi Bedah kepala….setelah menimbang dan terus berfikir akhirnya kami mengikuti saran dari dr.Wihasto SBS di RSUD Surabaya, kebetulan dari seluruh dr.bedah saraf hanya dr.wihasto yg kami anggap paling care dg pasien. Akhirnya pada bulan feb 2009 rizqhu dioperasi……. Memang operasi tsb tdk akan 100% menjamin permasalahan akan tuntas, dikarenakan operasi tsb  hanya sebatas membuka sekat tengkorak kepala yg sudah menutup terlalu dini untuk memberi kesempatan otak berkembang menambah volumenya. Setelah 11 Bulan pasca rizqhu operasi ternyata tugas kami belum selesai atau munkin bisa dikatakan harus mengulang. Setelah kemarin kontrol diketahui lingkar kepala rizqhu tidak banyak bertambah hanya sampai pd ukuran 37cm, yang lebih mengejutkan lagi bagian yg dibuka saat operasi kini sebagian terlalu cepat menutup lagi, maka berarti kesempatan untuk otak berkembang terhambat lagi, dari dokternya sendiri hanya bisa berharap tidak ada operasi yang kedua kali. Kalaupun harus ada operasi lagi entah apakah saya turuti atau tidak….
Saat ini Rizqhu menginjak umur 18bulan tetapi belum bisa jalan maupun bicara, sudah bisa duduk sendiri sih… Tapi kayaknya dia masih bingung gimana caranya untuk berpindah tempat.
Kemarin saya diberitahu kalo ada temennya najwa yg bernama malik yg sama menderita mikrosefali…
Semoga ibu2 yg luar biasa sekalian memperkenankan untuk berbagi tips dan trik dari pengalaman2nya merawat anak, terus terang saya masih blank gimana caranya memaksimalkan perkembangan rizqhu…

Apabila ada yg punya info atau mau berbagi pengalaman bisa menghubungi kami di :

081334161282
Atau
defaultku@yahoo.com.sg

Dalam memandang beban hidup ini saya hanya bisa titip pesan janganlah mudah menyerah teruslah bersemangat dalam merawat anak kita, sejatinya tugas berat hanya akan di berikan kepada yang orang terbaik/teladan. Saya yakin mama/papanya mbak najwa pastinya orang yg luar biasa. saya salut sama beliau…..

terimakasih


Selamat Ulang tahun ke 4 kakak Najwa

January 29th, 2010

Ulang tahun ke 4 kakak tgl 29 des 2009, terasa special sekali bagi kami.

Kehadiran malaikat kecil kami yang lahir 3 bulan lalu menambah kehangatan dan keceriaan hati kami.

Tanti Paramita kami memberinya nama, bayi perempuan mungil yang akan menemani hari2 kami.

Kakak sangat seneng sekali mempunyai adik, lucu sekali mendengarnya celotehannya

‘de tanti..aku sayang de tanti….’

‘de’ tanti mau maen sama aku ya…’

Kakak Najwa yang cantik Selamat Ulang Tahun yang ke yang ke 4

Mamah, papah dan de’ Tanti sayang kakak…

Semoga kakak menjadi anak yang kuat dan mandiri

Semoga Allah memberikan kakak kemudahan untuk dapat berjalan

Semua sayang sama kakak…


Adik Tanti

January 18th, 2010

Allow…namaku Najwa aku biasa di panggil Wawa, umulku sekalang empat tahun. aku udah punya adik namanya de’ tanti Palamita (Paramita). Aku seneng sekali punya adik, kalo papah sama mamah kelja aku di lumah sama adek.

Ini dia photo adikku, cantik ya….tanti2-copy


Postingan mamah azzahra

January 18th, 2010

Pagi yang mendung di pertengahan January….

Sebuah comment masuk dalam daftar antrian di blog nya najwa, termenung saya membacanya lalu teringat najwa di rumah, kira2 sedang apa ya ia di rumah…?

Semoga orang tua azzahra diberikan kekuatan dalam menjalani ujian ini. Untuk para netter yang  mengetahui tempat terapi  di daerah tangerang serpong semoga dapat membantu.

Berikut postingan mamah azzahra

———————————————————————————————————————————————-

Ibu-ibu yang istimewa……teruslah kita bersabar dan selalu bersyukur atas apapun yang diberikan Allah kepada kita..yakinlah bahwa kita adalah ibu yang kuat,pilihan,dan memiliki kelebihan pada diri kita.

Saya adalah ibu dari seorang putri yang bernama azzahra yang pada usia 2 bulan didiagnosa oleh dokter mengalami SA (Sindrom Aicardi) sebuah kelainan genetik yang langka dan putri saya jg mengalami Dandy Walker variant. awalnya saya dan suami sangat asing mendengar istilah itu dan akhirnya mencoba browsing dan ternyata sgt sulit skali mendapatkan informasi mengenai anak2 di Indonesia yg mengalami SA seperti azzahra buah hati kami, krn saya sgt ingin sekali sharing dgn mereka yang anaknya mengalami SA.
saat ini azzahra berusia 5 bulan… sudah dilakukan MRI,EEG dan telah melakukan analisa kromosom. zahra saat ini baru bisa membuka matanya setelah hampir 4 bulan selalu terpejam, zahra juga terus kejang setiap harinya.
saat ini kejangnya berkurang menjadi 2-3x, tadinya zahra kejang dalam sehari bisa 10-15x. azzahra belum kuat mengangkat kepala, memiringkan badan bahkan azzahra jarang tertawa,dan terkadang masih sering memejamkan matanya.
sungguh bukan hal yang mudah menghadapi ini semua. tetapi saya dan suami tetap harus bersabar dan selalu berusaha untuk putri kami.
saya senang bisa menemukan komunitas ini walaupun blog ini sebagian besar pengalaman dari orangtua dengan buah hatinya yang mengalami cerebral palsy, tp saya sungguh sangat bersyukur karena bisa mendapatkan banyak pengalaman dan info dari ibu-ibu semua.
ibu,-ibu, saya ingin menanyakan adakah yang mengetahui dmn tempat terapi untuk bayi khususnya didaerah serpong,tangerang? krn saat ini azzahra saya pijatkan dan juga alternatif, alhamdulillah ada kemajuan. mohon info tempat terapinya ya ibu-ibu?

teruslah kita semua selalu bersabar dan berupaya…… karena….
sesungguhnya Allah Maha Pencipta dan Allah Maha Mengetahui (Q.S Yasin)

ibu-ibu saya mohon informasinya mengenai tempat terapi…
terima kasih….


Ya udah mah, aku bobo aja…

January 11th, 2010

Sejak mamah cuti melahirkan sampai dengan sekarang , kakak wawa cukup koperatif bila di pakaikan sepatu afonya

Walau terkadang dia masih seringkali minta di bukakan.

“mah … bukain sepatunya mah…”

“nanti sayang, sepatunya di buka klo bobo aja…”

“ya udah mah aku bobo aja…..”

Sepatu afo seharusnya di pakai sepanjang hari kecuali mandi , tidurpun seharusnya tetap di pakai.

Namun untuk membiasakan najwa memakai afo nya aku ndak terlalu ketat memaksanya, jadi kalo dia mau bobo aku kasih

Kelonggaran utk tidak memakai sepatu afo nya.

Kakak wawa sayang, nanti abis bobo sepatunya di pake lagi ya…


Hari Pertama Jadi Mbak Wawa

October 8th, 2009

Sabtu, 3 Oktober 2009, Tiga hari setelah adiknya lahir, hari ini Najwa ke RS. M jemput mamah & adik. Alhamdulillah semua lancar, sampai di rumah, Najwa langsung sibuk: ” Ayo mah, adeknya diboboin sini aja mah”, katanya sambil ngajak ke kamar. Adiknya diciumin, disayang & diusap-usap terus sambil ngajak ngomong.

Karena siang-siang listrik mati & kamar jadi panas, jadinya mamahnya ngajak pindah tidur siang di ruang depan. Selagi papahnya nyiapin boks, najwa juga ikutan, “Pah, ni tempatnya adek pah” (maksudnya matras bayi), “Pah, bantal gulingnya belum nih!”. Setelah siap, boksnya langsung disapu pakai tangannya “aku bersihin dulu ya…” lalu “Udah mah, adiknya bawa sini!!”

Sibuknya Najwa di hari pertamanya jadi Mbak Wawa… sampai-sampai tengah malam waktu adiknya nangis, Najwa langsung sigap bangun & nyuruh mamahnya “Mah, adek dinenenin dong…”


September 28th, 2009

card